Bentuk
permukaan bumi yang meliputi reliefnya di darat dan di dasar laut. Bentuk
permukaan bumi bermacam-macam seperti : dataran, berbukit, bergelombang,
pegunungan, cekungan, lereng dan lain-lain baik dalam bentuk bentang alam yang
terjadi karena proses geologis dan bentang budaya hasil karya manusia.
Penggambaran bentang alam dan bentang budaya tersebut dalam bentuk-bentuk muka
bumi ini memiliki sebaran yang berbeda-beda antara wilayah yang satu dengan
wilayah lainnya. Konsep geografi yang mengkaji sebaran fenomena Geografi dalam
ruang di permukaan bumi disebut dengan konsep pola. Dengan demikian dapat
dikatakan bahwa kajian pola dan bentuk muka bumi merupakan kajian tentang
macam-macam bentuk muka bumi dan obyek geografi lainnya serta sebaran dari
masing-masing bentuk muka bumi dalam suatu wilayah Bentuk-bentuk muka bumi di
dalam peta tidak digambarkan ke dalam bentuk yang sesungguhnya, tetapi
digambarkan dalam bentuk simbol.
Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Oktober 2012
TATA SURYA
I. LAHIRNYA TATA SURYA
Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk
delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit
berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi[b], dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet)
lainnya.
Tata surya dipercaya terbentuk semenjak
4,6 milyar tahun yang lalu dan merupakan hasil penggumpalan gas dan debu di
angkasa yang membentuk matahari dan kemudian planet-planet yang mengelilinginya
Ada beberapa teori terbentuknya tata surya, secara umum terdapat lima golongan
teori yang mengemukakan pendapat tentang terbentuknya tata surya
Langganan:
Postingan (Atom)